Humans of Music (part 4: Maylaffayza)

Humans of Music, by Felicia Satyadi and Vanessa Tunggal.

Felicia and Vanessa asked questions to musicians over lunch, coffee or even online chat applications and received inspirational answers in return.

The article is going to be in English and Bahasa Indonesia.

 

Maylaffayza, Indonesia's crossover violinist

 

How do you see musicians?

I see musicians as warriors. Musicians are build through years of hardwork, trained, taught, schooled. Untuk menjadi musisi perlu keberanian, kerja keras yang panjang, disertai ilmu dan kemampuan yg terlatih. Jadi di mata saya musisi adalah pejuang.

What makes you keep being involved in music?

Saya mau bekerja dan bertahan di bidang musik karena memang cinta musik sejak kecil dan saya punya impian besar yang harus saya buat jadi kenyataan. Saya juga yakin dengan potensi diri saya yang masih jauh bisa dikembangkan. Itu juga mengapa setelah saya sudah 13 tahun berkarir dan selesai S2 tahun 2013, saya kembali kuliah di jurusan Classical Music Performance dengan strata S1 dimana berarti akan berjalan 4 tahun. Teman-teman pun separuh usia saya. Sekarang saya masih 1 tahun lagi studi dan saya yakin evolusi diri hasil pendidikan ini luar biasa. You want to live your best at your most maximum potential. That is why I stay in my field. I am here to stay.

How does music 'touch' your life?

Musik adalah bidang yang memang panggilan hati sejak kecil. Karenanya saya mempunyai impian, dan untuk itu saya rela bersusah-susah selama apapun dengan cara apapun untuk mewujudkan potensi musik yang bisa saya raih. Musik telah mengubah banyak dari hidup saya, membentuk karakter saya, memberikan tantangan, dan cobaan bahkan menunjukan sisi baik dan kekurangan saya.

If you could turn back time, what do you want to be?

Kalau mengulang hidup, saya tetap ingin jadi musisi, bedanya saya ingin masuk conservatory lebih awal. Dulu saya kuliah S1 jurusan product design tahun 1994, lalu setelah lama berprofesi dalam bidang musik, tahun 2012 saya masuk S2 jurusan creative enterprise, baru sekarang S1 jurusan musik yang dimulai sejak tahun 2013. Saya juga ingin lahir dan hidup di luar negeri, di negara dimana pendidikan, budaya dan industri musiknya lebih maju. Namun sejauh ini bagi saya terlepas khayalan tsb, saya mensyukuri semua anugerah yg saya miliki sekarang ini. It has been amazing.

Professional musicians versus music enthusiasts?

Saya tidak merasa kedua hal tsb harus dibuat 'versus'. Keduanya memiliki kelebihan masing-masing. Bahkan sebagai seorang musisi profesional yg sudah menjalani karir selama 17 tahun, saya ingin agar semangat saya tetap dengan semangat 'amateur' yang fresh, dinamis, flexible, antusias dan playful.

Full-Time musician: can you imagine being a full-time office worker? 

Saya tidak terbayang kalau saya bekerja 'kantoran' setiap hari. Sejauh ini kantor saya adalah ruang latihan, studio, panggung serta dimanapun saya harus meeting dengan client saya untuk mempersiapkan show atau konser. However, saya sangat terbuka dengan bidang apapun lainnya selain musik yang sejalan dengan bidang creative atau passion saya dalam gaya hidup sehat. 

Inspirational story.

Saya dididik oleh Idris Sardi, beliau salah satu inspirasi dan pengaruh terkuat di hidup saya. Almarhum Idris Sardi adalah pemain violin virtuos legendaris yang terbukti memiliki pencapaian karir yang tinggi. Saya mengenal beliau secara pribadi, beliau tidak hanya mengajarkan ilmu musik, tetapi juga mengajarkan saya tentang orchestra management, bagaimana memproduksi konser, menyelenggarakan latihan dan bagaimana ber-attitude, karena bila salah bersikap, musisi bisa salah jalan.

Idris Sardi adalah role model yang membuat saya mengerti hasil dari usaha ekstra keras. Beliau adalah bukti nyata bahwa musisi yang berhasil bukan hanya sukses pada segi seni, namun juga dari segi pekerjaan, karir dan finansial serta respek dari berbagai kalangan.

Sekarang ini, di pendidikan classical music performance yg saya jalani di music conservatory UPH, saya di didik oleh Tomislav Dimov. Sebuah periode lain dalam kehidupan musik dan akademik dimana saya dididik dan diberikan banyak sekali ilmu oleh beliau yang membuat saya terinspirasi.

.